Bawaslu Pasaman Temukan 500 Pemilih Bermasalah di DPS

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menemukan data bermasalah di Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang di rilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita kepada, Selasa (10/07/2018).

"Dari hasil pengawasan yang kami lakukan, masih ada sekitar 500 pemilih bermasalah di DPS yang di tetapkan oleh KPU Pasaman. Sementara seluruh DPS ada sekitar 193.000 orang. Hasil temuan kami itu sudah kami sampaikan ke KPU Pasaman untuk ditindaklanjuti,"kata Rini Juita.

Menurut Rini Juita, data yang salah di DPS itu rata-rata didominasi pemilih yang sudah meninggal dunia masih tercantum.

"Rata-rata didominasi oleh data pemilih yang sudah meninggal dunia masih masuk DPS. Kemudian pemilih yang pindah atau merantau, sehingga pemilih tidak berada ditempat. Kemudian kami juga menemukan pemilih yang merupakan TNI-Polri, dan data ganda,"terang Rini Juita.

Rini Juita juga mengatakan sebagian data DPS yang bermasalah disebabkan oleh pemilih tidak memenuhi kelengkapan data dengan yang terlampir.

"Ada juga pemilih tidak memenuhi kelengkapan data dan kecocokan data dalam DPS dengan lampirannya. Untuk itu kami minta KPU bersama jajarannya lebih teliti dan cermat lagi dalam menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Sebelum kemudian nanti ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),"tukas Rini Juita.

(***)

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita