Berharap Bantuan Dari Pemerintah Barru, Muhading Warga Desa Jangan-Jangan Pujananting Menyedihkan

INDONESIASATU.CO.ID:

BARRU- Salah seorang warga kuarang mampu bernama Muhading (90 tahun) tinggal sendiri menumpang di rumah tetangganya di kampung Arawae Dusun Pangi Desa Jangan-Jangan Kecamatan Pujananting Kabupaten Barru.

Penelusuran awak media ini menjumpai Muhading sekitar pukul 13:00 wita (10/2/2019) sungguh menyedihkan dengan kondisi fisik yang kurang sehat kedua matanya tidak bisa melihat.

Muhading menumpang dirumah tetangganya milik Sainuddin yang tinggal di kampung baru pangi dikarnakan sainuddin sudah tidak tinggal lagi di rumah tersebut.

Muhading kini menumpang di rumah orang dikarnakan rumahnya yang dulu reok termakan usia dan terbawah longsor akibat bencana pada tahun 2016 hancur total dan tidak bisa lagi diongkosi.

Rumahnya yang hancur itu hanya berukuran 4x4 hancur terbawa longsor yang saat itu mengakibatkan rumah tetangganya an.Suheria pun ikut berdampak patah satu tiang penyangga rumahnya patah.

"Rumahnya ambo kebawa longsor kena dengan rumah saya hingga tiang rumah saya patah tiangnya"ujar Suheria sekitar pukul 14:00 wita.

Kehidupan Muhading sangat memperihatinkan dengan keterbatasan langkahnya karna kedua matanya buta tak bisa bekerja lagi beruntung sangat tetangganya terkadang memberikan tali asih kebutuhan hidupnya.

Jumardi (49) tetangga Muhading menyampaikan "kita dan lainnya bergantian memenuhi kebutuhannya seperti ikan dan sayur" kata Jumardi.

Warga sekitar termasuk Jumardi berharap kepada pemerintah dan lainnya untuk membantu Muhading memberikan bantuan rumah dan tali asih.

"Mohon diberikan bantuan rumah huni layak pakai dan bantuan apa saja" harap jumardi.

Saat awak media berada dilokasi turut hadir ketua Lsm Asura,Humas forum Silaturahim Lsm Barru,Tim Trc Bpbd Barru serta warga sekitar.

(hasyim)

  • Whatsapp

Index Berita