Dampak Erupsi Gunung Agung bagi Wisata Lombok, Wisatawan Mancanegara dan Domestik Turun Drastis

WARTANUSATENGGARA.COM: LOMBOK BARAT - Lombok memiliki panorama alam yang sangat eksotik selalu memanjakan wisatawan dengan suasana yang aman, nyaman dan ramah. Pulau - pulau kecil yang disebut Gili di Lombok yang sering dikunjungi di antaranya adalah: Gili Air, Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Nanggu. Jumlah pengunjung ke Gili - gili tersebut setiap harinya rata - rata 1500 sampai 2500 orang per harinya. Pada umumnya tamu - tamu tersebut  merupakan tamu mancanegara yang datang ke Bali, kemudian melanjutkan ke Lombok. Untuk bulan September sampai November, jumlah pengunjung mencapai 2500 orang per harinya.(Data dari fast boat dari Bali ke Gili). 

Jumlah pengunjung mancanegara maupun domestik mengalami penurunan yang sangat drastis, pada awal bulan Desember yaitu sekitar 250 orang per harinya. Hal ini disebabkan oleh adanya eropsi Gunung Agung di Bali sehingga Bandara Internasional Ngurah Rai ditutup.

Penurunan wisatawan tersebut berdampak pada pemasukan para pemilik cafe dan hotel yang ada di Gili tersebut. Para pemilik cafe maupun  restauran mengeluh dengan keadaan ini, dikarenakan omset menurun, biaya operasional hampir sama dengan hari biasa.

Hasil wawancara Wartanusatenggara.com di lapangan, dengan Firman, salah seorang karyawan di Gili Trawangan pada hari Kamis, 7 Desember 2017, sekitar Pukul 08:30 Wita, mengatakan bahwa dengan keadaan ini tidak mempengaruhi gaji pokok karyawan hotel restauran. Namun service dari tamu atau tunjangan lain bagi karyawan sangat kurang dibanding sebelumnya. 

Mengenai PHK karyawan, belum ada keterangan lebih lanjut. (Domi).