Kades Banjarsari Nganjuk, Amir Mahmoed: Mobil Siaga ini Murni Swadaya Masyarakat

WARTAJATIM.COM: NGANJUK - Terkait mobil siaga desa yang dibeli dari swadaya masyarakat seperti yang diberitakan bahwa Kepala Desa Banjarsari Amir mahmoed tidak memakai dana Desa untuk membeli mobil siaga kini menjadi buah bibir perbincangan.

Saat ditemui di rumahnya, kepala Kepala Desa Banjarsari Amir mahmoed membantah dengan apa yang dituduhkan kepadanya, pasalnya mobil siaga desa ini murni dari urunan warga untuk dipakai berobat salah seorang warganya.

“Tidak benar itu, yang ada bahwa saat ini yang punya ini mobil siaga desa hanya tiga desa, desa banjarsari, trayang dan kalianyar Kecamatan Ngronggot, mobil siaga desa tersebut masih dipakai untuk mengantarkan warga yang sakit bukan itu saja untuk keperluan pengajian muslimat warga saya,” katanya sambil menunjukan mobil di halaman belakang rumahnya.

Ditambahkan Kades, mobil siaga desa ini memang saya beli seharga 75 juta itupan belinya di Malang dan sudah saya balikan jadi Nopol AG Nganjuk, lanjut Amir selama ini sudah banyak warga saya memakai mobil siaga untuk berobat di RSUD dan pengajian ibu-ibu muslimat, "terangnya,” kepada wartajatim.com dirumahnya.

Amir mahmoed heran ada isu bahwa mobil tersebut dibeli pakai Dana Desa, dirinya malah menjelaskan kepada awak media adanya mobil siaga desa ini murni swadaya warga untuk berobat.

“Heran saya, kok bilang gak ada informasi seperti itu, tapi biarlah itu hak warga saya, untuk mengkritik, tapi yang jelas tidak seperti yang dituduhkan,” ungkapnya.

Mobil siaga itu milik semua warga Desa Banjarsari, jadi siapa saja boleh memakainya asal keperuntukannya jelas, pasti diijinkan.

“Apalagi yang meminjam orang sakit, tapi jika mobil masih dipakai warga yang lain ya kudu ngerti dan sabar,” pungkasnya. (kuswanto)