Nyaris Betrok 2 Kubu "Bhabinkamtibmas Tamalatea" Redakan Hanya Dengan Dakwah

INDONESIASATU.CO.ID:
JENEPONTO- Perkara yang sangat urgen, berpontensi ke hukum adat, sehubungan hilangnya salah seorang perempuan bernama Mariana daeng Kanang sapaan Nanang (17) yang merupakan warga Kampung Ujung Tanah, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamlatea, Kabupaten Jeneponto,
 
Namun sejauh ini, Minggu, (18/11/2018) belum diketahui pasti tentang keberadaannya sejak menghilang dari hari kamis, 14 November 2018 kemarin, masih menjadi teka-teki dan tanda tanya besar.
 
Kabar hilangnya Nanang, membuat kedua belah pihak antara keluarga laki-laki dan keluarga perempuan, semakin cemas bahkan tegang dikarenakan melahirkan sebuah kesalapahaman sehingga nyaris diatara keduanya saling bentrok.
 
Bhayangkara Pembina dan Keamanan Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Tamalatea Polres Jeneponto Aipda Andi Pangeran hr, hadir sebagai Jenderal Djusuf Manggabarani ditengah -tengah masyarkat banyak, lantaran mampu meredakan suasana yang menegangkan itu, antara kubu warga Ujung Tanah, Kelurahan Tamanroya, Tamalatea, dengan warga Batu Le'leng, Kelurahan Bontorannu, Bangkala.
 
Dari pantauan wartasulsel.com. Andi Pangeran hr, didampingi Lurah Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Hariyadi, menampilkan warna yang berbeda tanpa memaparkan pasal demi pasal. Namun dirinya berdakwah dengan memetik satu dua ayat dalam Al-Qur'an antara surah An-Nisa dan surah Lukman, akhirnya kedua kubu itu bubar dengan tertib tanpa berbuat anarkis.
 
"Alhamdulillah, ini semua berkat pertolongan Allah SWT, saya tidak ada apa-apanya dihadapan mereka, hanya Allah-Lah yang punya kuasa. Tidak ada yang tidak mungkin jika Ia menghendaki," sikap Andi Pangeran dengan tenang, kepada media ini. Minggu, (18/11/2018)
 
Setelah masing-masing mendapat pemahaman dan sentuhan-sentuhan ke agamaan, mereka pun kembali menyadari kalau itu adalah sebuah ujian. Kami sampaikan percayakan saja kepada aparat ke Polisian menangani kasus ini. Beri kami kesempatan melakukan lidik untuk mencari yang bersangkutan. Papar Andi Pangeran.
 
Dilansir dari media yang sama, sebelumnya Mariana daeng Kanang akrab dipanggil Nanang, meninggalkan rumah saat hendak kepasar beli gula pasir dan terigu untuk rencananya dibawa ke pesta keluarganya. Namun tak kunjung pulang kerumahnya saat itu.
 
Diketahui, Nanang dikabarkan hilang setelah 17 hari usai melangsungkan ijab kabul pada hari. Minggu, 28 Oktober 2018 dengan seorang pasangannya bernama Usman daeng Rola (25) warga Kampung Batu Le'leng, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala Jeneponto.
 
 
Penulis: Samsir
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita