PDIP Kota Tegal Gelar Peringatan Nuzulul Qur'an Dan Hari Pancasila

INDONESIASATU.CO.ID:

Tegal. Nampaknya paradigma PDIP sebagai partai kaum marjinal yang jauh dari ketersentuhan nilai-nilai keagamaan khususnya Islam tertepis di Kota Tegal. Setidaknya sosok H. Edy Suripno, SH, MH Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal telah mampu menjungkir-balikan diskursus-diskursus dikalangan kaum konservatif agamawan bahwa partai itu enggan bersentuhan dengan nilai-nilai keislaman.

Uyip nama panggilan manja Edy Suripno itu mampu 'menghipnotis' para kader dan simpatisan parpol berlambang Banteng moncong putih dengan ceramah keagamaan yang matang dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an Dan Hari Pancasila 1 Juni 1945 yang digelar didepan Sekretariat PDIP jalan Setiabudi kota Tegal, Senin (11/6).

Edy Suripno yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tegal dihadapan ribuan kadernya memaparkan esensi makna Nuzulul Qur'an dan pentingnya peringatan hari Pancasila dengan pemahaman yang saling korelatif sebagai satu kesatuan pemahaman yang harus terjaga kesinambungannya.

Terlepas konstelasi politik ditahun politik yang menyuguhkan alternatif kepemimpinan daerah dengan pengusungan oleh partai tersebut seperti calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal Herujito-Sugono serta calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo - Taj Yasin Maimoen, terutama dari sisi pandang manifesto parpol, yang pasti PDI Perjuangan dibawah kepemimpinan Uyip, cukup memberi warna karakteristik khas.

Acara itu sendiri berlangsung cukup panjang yang dimulai dengan sholat maghrib berjamaah, buka puasa bersama, sholat tarawih dan dilanjut ceramah peringatan Nuzulul Qur'an dan hari Pancasila. (Anis Yahya)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita