Polres Kediri Berhasil Menangkap 6 Tersangka Pengedar Sabu dan Pil Dobel L.

INDONESIASATU.CO.ID:

KAB.KEDIRI-Keberhasilan Tim Satresnakoba Polres Kediri dalam satu minggu perlu mendapatkan reward, dikarenakan berhasil mengungkap 6 tersangka pengedar narkotika jenis sabu dan pil dobel L.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Fatoni didampingi Kasat Resnarkoba AKP Eko Prasetio Sanosin dalam Konfrensi Pers didepan awak media mengungkapkan, Tim Satresnarkoba Polres Kediri berhasil menangkap 6 tersangka.

Petugas berhasil menangkap WN (55) warga Dusun Katang Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem, YA (39) asal Jalan Pepaya Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk dan STR alias GSM (39) asal Dusun Jeruk Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem.

Ketiga tersangka diatas terlibat kasus Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total keseluruhan 20,78 gram, "beber Roni, Senen (19/11/2018) siang.

Adapun barang bukti yang kami sita dari ketiganya dengan rincian, dari tangan tersangka WN disita barang bukti berupa sabu sabu dalam 6 plastik klip dengan berat total 1,97 gram - Alat hisab narkotika jenis sabu sabu (bong) - korek api dan satu buah HP merk Nokia.

Dari tangan tersangka YA disita barang bukti berupa sabu sabu dalam 1 plastik klip dengan berat total 0,30 gram dan satu buah HP merk Oppo.

Dari tangan tersangka STR alias GSM disita barang bukti satu klip besar berisi narkotika jenis sabu sabu dengan berat total 18,49 gram - Alat hisap narkotika jenis sabu sabu (bong) dan satu buah HP merk Samsung J1.

Sementara ketiga tersangka kasus Pil Dobel L yang diringkus petugas pada Selasa (13/11/2018) di Dusun Cangkring Desa Pelem Kecamatan Pare pada pukul 07. 30 WIB.

Mereka adalah AR (17) warga Dusun Jagung Desa Jagung Kecamatan Pagu, barang bukti 500 butir pil dobel L dan 1 buah HP merk Xiaomi warna putih.

Kemudian tersangka PW alias Bobi bin Sigit (23) pria asal Dusun Ngatup Desa Kambingan Kecamatan Pare dengan barang bukti 990 butir pil dobel L dan 1buah HP merk Xiaomi warna hitam.

Dan tersangka TS alias Botok (24) pria warga Dusun Santren Desa Nanggungan Kecamatan Kayen Kidul, Kab Kediri. Barang bukti 31 ribu butir dan 1 buah HP merk Andromax warna putih. 

Roni mengatakan tersangka berhasil diamankan petugas mendapat informasi dari masyarakat, dimana para tersangka sering melakukan transaksi narkoba diarea lokasi.

Para tersangka yang terlibat kasus Narkotika jenis sabu sabu dalam hal ini kita jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Sementara para tersangka Kasus Pil dobel L kita jerat dengan Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

"Ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. Dari kasus pil dobel L satu tersangka berinisial AR tidak dilakukan penahanan karena masih dibawah umur, "pungkasnya. (prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita