Puluhan Pedagang CFD di SLG, Minta Kejelasan Bagian Perekonomian Pemkab Kediri

INDONESIASATU.CO.ID:

KEDIRI - Himbauan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Bagian Perekonomian Pemkab Kediri, agar para pedagang yang berjualan satu minggu kedepan, sudah tidak boleh lagi berdagang di area Car Free Day (CFD) Simpang Lima Gumul lagi.

Nur Kholifah (29) warga Desa Janti, Kecamatan Wates saat dikonfirmasi mengatakan, alasan dari Pihak Bagian Perekonomian Kabupaten Kediri, para pedagang tidak boleh berjulan di area CFD.

"Dikarenakan, akan merusak keindahan lingkungan dan mengotori taman hijau SLG, yang letaknya di sebelah Barat Gumul Paradise Island (GPI)," ucapnya.

Hasil pertemuan perwakilan pedagang dengan Bagian Perekonomian menghendaki agar para pedagang mau direlokasi di Pasar Tugu," terang Olif panggilan akrab Nur Kholifah.

Olif pedagang minuman di area CFD usai menemui Kasi Pertambangan Umum dan Energi Rifandi, akan menemui teman-teman pedagang untuk musyawarah bersama seluruh pedagang yang berjualan di area CFD.

"Kami hanya berupaya untuk mediasi dengan Bagian Perekonomian dan akan kami musyawarah dengan teman pedagang lainnya. Namun, Hasil dari musyawarah kami sepakat menolak pedagang CFD dipindah ke Pasar Tugu," jlentrehnya.

Sementara, Hafid yang biasa disapa Bang Jo saat ditemui mengatakan, hasil rapat bersama Bagian Perekonomian tidak kami sepakati.

"Dikarenakan, saya bekerja niatnya ibadah, bukan untuk kepentingan pribadi. Kami bersama ratusan pedagang CFD satu suara, kami sepakat tidak ingin dipindah," tegas Bang Jo.

Pihaknya akan bersama-sama menemui lagi Bagian Perekonomian besok, Selasa (13/3) dengan titik kumpul di depan Sub Polsek Ngasem atau Barat GPI.

Sementara itu, Bagian Perekonomian Pemkab Kediri Rifandi saat ditanya terkait Ratusan PKL di area CFD, Rifandi terkesan menghindar dari awak media.

"Saya tidak ada kewenangan menjawab, yang boleh menjawab Kabag Perekonomian langsung ke Bapak Sampurno saja," jawab Rifandi singkat.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Agoeng Retmono melalui Susanto Kepala Bidang Perda saat ditemui diruangannya menjelaskan, bahwa pihaknya hanya melakukan penataan dan evaluasi setelah satu bulan menempati di sebelah barat GPI (Gumul Paradise Island).

"Setelah dievalusi, Satpol akan menata kembali jenis dagangannya. Nanti, yang kuliner disentrakan di Pasar Tugu. Sedangkan, non kuliner di tempatkan di sebelah baratnya GPI,"urainya.

Ia mengatakan bahwa Satpol hanya membantu memilah dan mengarahkan,  para pedagang, antara kuliner dan non kuliner.

"Dengan begitu, memudahkan konsumen untuk membeli yang dibutuhkan. Jika, nanti para pedagang kuliner tidak tertampung area di Pasar Tugu. Nanti, akan ditrmpatkan di dalam terminal Kantor Dishub Kabupaten Kediri,"ungkapnya. (prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita