Rakyat Bali Dirikan Baliho BTR, Pastikan Izin Reklamasi Teluk Benoa Tumbang

INDONESIASATU.CO.ID:

Denpasar - Pendirian baliho penolakan reklamasi saling susul-menyusul. Kamis sore (16/08/2018) Rakyat Bali kembali melakukan aksi penolakan terhadap rencana Reklamasi Teluk Benoa. Aksi serentak dilakukan beberapa tempat yaitu di Desa Adat Denpasar, Desa Sidan Gianyar, dan di wilayah Banjar Tatasan Kaja, Desa Tonja. Aksi penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa ini dilakukan dengan mendirikan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa berakhir pada 25 Agustus 2018.

Forum Pemuda Sidan mendirikan baliho tepatnya di Jalan Raya Sidan, depan objek wisata Stage Sidan. Koordinator pemasangan Baliho Wayan Eka Budiartawan, menjelaskan bahwa penolakan rencana reklamasi Teluk Benoa dilakukan karena dampak dari reklamasi Teluk Benoa luas dan bukan saja dirasakan oleh rakyat pesisir. "Pemerintah Pusat harus tidak meloloskan AMDAL reklamasi Teluk Benoa, Kami meminta Pemerintah Pusat tidak meloloskan AMDAL reklamasi Teluk Benoa". tegasnya kepada Jurnalis Indonesia Satu Bali.

Desa Adat Denpasar mendirikan 2 baliho berukuran 2x3 meter yang tampak berdiri di 2 titik. Masing-masing terpasang di perempatan lampu merah Puri Pemecutan, Jalan Imam Bonjol Denpasar dan satu baliho terpasang di simpang Jalan Gajah Mada."Kami sebagai warga Desa Pakraman Denpasar, pemasangan baliho penolakan reklamasi ini merupakan bentuk komitmen yang sudah kami sepakati dalam Paruman Agung Desa terkait penolakan reklamasi Teluk Benoa, kami tetap konsiaten tidak pernah berhenti dan tetap melawan sampai Teluk Benoa menang". tegas Kompiang Astika Jaya.

ST. Panca Kumara Banjar Tatasan Kaja Desa Adat Tonja juga mendirikan satu buah baliho berukuran 2x3,5 meter didirikan di depan Sentra Bungkeneng, Desa Adat Tonja." Pemasangan baliho dilakukan untuk memberikan pesan bahwa ST.Panca Kumara tetap memantau dan memastikan tanggal 25 Agustus 2018 Teluk Benoa menang." ujar Gede Hendra Wakil Ketua ST.Panca Kumara Banjar Tatasan Kaja. "Mengingat tanggal 25 Agustus adalah batas akhir dari izin lokasi PT.TWBI, dan kami harus memastikan izin AMDAL tidak diterbitkan."Kami dari Pemuda ST.Panca Kumara siap untuk memastikan Teluk Benoa menang." pungkasnya.

Wayan Sastra Anggota tim 9 Banjar Tatasan Kaja mengatakan terkait aktifitas yang dilakukan oleh pemuda ST.Tatasan Kaja mendukung aksi tolak reklamasi Teluk Benoa yang dilakukan anak-anak kami dari ST.Panca Kumara Banjar Tatasan Kaja." tegasnya dalam mendukung aksi ST.Panca Kumara guna memenangkan Teluk Benoa.Pemuda ST.Panca Kumara juga melakukan pengibaran bendera For BALI di sepanjang wilayah Banjar Tatasan Kaja, Jalan Ratna Denpasar. (Adi/Putera)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita