Ratusan Mahsiswa UNP, Menolak Radikalisme dan Terorisme.

INDONESIASATU.CO.ID:

KOTA KEDIRI - Aksi penolakan ratusan mahasiswa dari Universitas Negeri PGRI (UNP) mendapat pengawalan ketat dari Polres Kediri Kota dan Polsek Mojoroto.

Mereka dari titik kumpul Kampus UNP Jalan Achmad Dahlan dengan berjalan kaki menuju bunderan Jalan Sodanco Supriyadi, depan Kantor Polisi Milter, Selasa (15/5/2018).

Aksi ratusan mahasiswa dari UNP Kediri melakukan orasi persis dibawah Patung Sodanco, berdekatan dengan Taman Sekartaji Jalan Veteran, Kota Kediri.

Amir selaku Kordiantor Lapangan mengatakan kami mahasiswa UNP menolak radikalisme dan terorisme yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya. 

"Aksi teror bom ledakan bunuh diri kemarin, menjadi momok bagi bangsa kita. Kami mahasiswa sangat menyesalkan terjadinya insiden yang terjadi di kawasan Surabaya, pada saat melakukan ibadah di gereja di Surabaya," tegasnya.

Ia menegaskan, kami akan datang ke Kapolresta Kediri untuk menyampaikan tuntutan ini agar segera menindak tegas dan menangkap secara cepat.

"Siapa dalang dari semua aksi teror yang terjadi di Surabaya, mahasiswa tidak tahu menahu, karena ini hanya pihak Kepolisian untuk menangkap dan menindak tegas pelakunya," ungkapnya.

Mahasiswa hanya bisa menyampaikan bentuk aspirasinya dan ini adalah bentuk aksi solidaritas, kita untuk menyampaikan suara-suara mahasiswa.

"Apapun alasannya ini adalah tindak pidana, meskipun kita belum tahu motif apa yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya," ungkapnya.(prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita