Rini Juita: Panwascam Agar Profesional Dalam Pengawasan

WARTASUMBAR.COM: PASAMAN --- Sebanyak 36 Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-kabupaten Pasaman mulai melaksanakan tugas mereka setelah dilantik, oleh Rini Juita, MA Ketua Panwaslu Pasaman, di gedung Aula Sari Rasa , Selasa (14/11).

Pelantikan 36 Panwascam tersebut disaksikan oleh Bupati Pasaman yang diwakili Asisten I Dalisman, Dandim 0305 Pasaman , Kejaksaan Negeri, Pengadilan Agama, Kesbangpol Pasaman , SatPol PP, Camat se-Kabupaten dan anggota Panwaslu Pasaman.

Panwas mengawali pelantikan dengan mengucapkan sumpah atau janji, dilanjutkan dengan penandatanganan SK, setelah itu semua serentak membacakan pakta integritas yang kemudian ditandatangani bersama.

Rini Juita, MA Ketua Panwaslu Kabupaten Pasaman menjelaskan, amanat UUD sebagai dasar memberikan kewenangan lebih besar kepada Bawaslu. Ada beberapa poin yang diberikan kepada Bawaslu di antaranya pencegahan pelanggaran, penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Pilkada.

"Untuk itu kami sangat berharap kepada Panwascam agar Profesional dalam bekerja melakukan pengawasan, dan tegakkan keadilan," jelasnya.

Sebab harapan masyarakat sangat besar untuk wujudkan Pilkada lebih berkualitas dan berintegritas.

Sementara itu, Rifki Mukhliza, SH.MH Kepala Sekretariat Panwaslu Pasaman mengatakan jabatan tersebut merupakan satu kepercayaan yang diberikan.

"Laksanakan sesuai dengan amanat yang ada, sebab semua sudah melewati beberapa proses penjaringan, dan ketika terpilih menjadi satu kebanggaan," jelasnya.

Ia menjelaskan, tugas tersebut tantangan karena kedepan akan menghadapi Pilkada."Pengawasan menjadi tugas utama dan tugas pokok sebagai Panwas, baik dalam proses pendaftaran, pemilihan perhitungan, bahkan Kampanye," jelasnya.

Ia meminta Panwascam dapat melakoni tugas untuk kemajuan Pasaman kedepan."Mari sukseskan Pilkada Pasaman kedepan," ujarnya. 

Sementara Dalisman mengharapkan Panwaslu (Panwas Kabupaten) beserta anggota Panwascam bisa menebarkan semangat jujur, adil dan bersih dalam menjalankan tugasnya. Sehingga mendorong terpilihnya pemimpin yang memiliki kapasitas dan berkualitas.

“Selain itu Panwaslu bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga harus aktif menyosialisasikan berbagai aturan kepada partai politik untuk mencegah terjadinya berbagai pelanggaran saat pelaksanaan Pemilu,” katanya.(Anto)