Satpol PP Tuban Dinilai Lamban Tertibkan Galian C Ilegal

INDONESIASATU.CO.ID:

TUBAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban dinilai lamban dalam melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Hal itu terlihat masih banyaknya pelanggaran Perda seperti adanya galian tanah ilegal yang masih dibiarkan beroperasi. Padahal itu jelas-jelas melanggar.

"Masih kurang greget, seharusnya Satpol PP itu lebih berani bertindak bukan mempertimbangkan. Kalau terjadi persoalan hukum, toh ada yang nangani yakni bagian hukum," kata warga Desa Menilo Kecamatan Suko yang enggan disebutkan namanya

Lambannya Satpol PP dalam mengambil tindakan seperti yang terlihat dalam masalah penertiban galian C liar diwilayah kecamatan Soko. Keberadaan galian liar itu sudah menjadi rahasia umum dan hingga kini masih saja beroperasi.

"Itu hanya salah satu contoh saja Satpol PP lamban. Seharusnya lebih berani dan tegas. Jangan sampai kondisi seperti ini memunculkan anggapan adanya "main mata", padahal hal itu tidak terjadi. Pokoknya Satpol PP harus cepat bertindak dalam melakukan penegakan perda," tegasnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban Heri Muharwanto membantah kalau pihaknya lamban dalam mengambil tindakan mengenai keberadaan galian C ilegal diwilayah Kecamatan Soko.Heri berdalih saat ini semuanya masih dalam proses.

"Kita sudah mendapatkan surat permohonan langsung  penyelesaian surat perizinan meskipun masih dalam penyelesaian perizinan . Tapi kan tidak serta merta kita langsung tertibkan, semuanya ada proses yang harus dilalui," kata heri saat dihubungi terpisah.

Heri menjelaskan proses yang dimaksud adalah pemanggilan pemilik galian untuk diklarifikasi. Tidak menutup kemungkinan diantara pemilik galian C itu ada yang tengah mengurus izin IUPnya.

"Paling tidak kita tahu alasannya kenapa masih membuka galian kalau tidak memiliki IUP. Kalau tetap masih saja tidak mau menghentikan setelah kita klarifikasi, kita jelas akan tertibkan," tegas heri

Didalam Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 sudah jelas bahwa aktivitas penambangan tanpa diengkapi perizinan yang berlaku merupakan bentuk tindakan pidana.

Ancamannya hukumannya juga paling lama 10 tahun dengan denda paling banyak Rp 10 miliar. Tapi kenyataanya masih saja pemilik galian C itu membandel

Reporter : damin

Redakur : kusno

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita