Sengketa Lahan 300 Hektar Berbuntut Panjang, Satker Kabupaten Lutim Diminta Tegas

INDONESIASATU.CO.ID:

MAKASSAR - Aksi Demo beberapa waktu lalu, yang dilakukan oleh ratusan masyarakat bersama LSM Aspirasi yang kedua kalinya di DPRD Kabupaten Luwu Timur, sempat terjadi ketegangan antara Pihak LSM Aspirasi dan salah satu anggota dewan.

Kelima anggota dewan diketahui menyambut kedatangan tokoh perwakilan masyarakat dan perwakilan LSM, di ruang Aspirasi untuk menyampaikan harapannya sekaligus hearing bersama beberapa anggota dewan pada 15 Mei 2018

Pihak DPRD dalam menyampaikan pendapatnya melalui Komisi III, Fraksi Demokrat, Herdinang, S.Ag, MM cukup mengejutkan ruang sidang dengan penyampaiannya. "Kalau memang mereka tidak mampu menjalankan ini agennya, kembalikan saja ke negara untuk diberikan kepada masyarakat dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Saya minta kepada Bupati melalui staf ahlinya agar camat dan desa diwilayah bersangkutan untuk mengamankan itu lahan, jangan sampai ada tindakan anarkis, kalau perlu hentikan saja itu alat berat sampai masalah ini selesai ", ungkapnya disambut riuh oleh masyarakat dan LSM.

Lanjut penyampaian Herdinang melalui hearing mengatakan, bahwa dilokasi tersebut akan dibangun pabrik sawit, dan menurutnya ada dugaan menyalahi prosedur. "Ini sebenarnya bukan kewenangan provinsi, bahkan saya pernah menyampaikan kepada puang Dilla. Artinya, tolong hargai kami juga disini, jangan karena punya uang dan jabatan lantas bisa seenaknya mengatur di Luwu Timur. Dan terkait penyampaian Aspirasi sejak Januari sampai Mei 2018, ini berjalan terus", tambahnya.

Ketua Komisi III ini menyampaikan, bahwa beberapa hari sebelum demo berlangsung, pihaknya bersama lintas komisi, komisi I dan II. melakukan rapat dan pihak BPN Kabupaten Luwu Timur akan mengevaluasi masalah ini. "Bahkan BPN keberatan, kenapa tidak diberitahu masalah ini, padahal yang memiliki otoritas untuk mengatur tanah yang ada di konflik ini adalah pihaknya. Dan sampai saat ini dokumen Takeover tidak pernah ada di pertanahan", Herdinang menambahkan.

Dalam akhir penyampaiannya Herdinang meminta kepada masyarakat dan LSM Aspirasi untuk mengawal jalannya ending ini. "Kalaupun pihak DPRD Tidak mampu maka akan dikembalikan kepada pemerintah, dan kami yang akan mengatur kepada rakyat yang tercinta ini", mengakhiri penyampaiannya yang diberi tepukan meriah oleh masyarakat dan LSM.

Di tempat terpisah, Ketua LSM Aspirasi mengapresiasi tindakan dari Komisi III DPRD Luwu Timur. "Saya sangat bangga dengan Anggota Dewan yang berjuang untuk rakyatnya, dan sangat mengapresiasi apa yang dikatakan Bapak Herdinang. Dan sekaligus saya meminta kepada Jajaran di Luwu Timur, tolong bertindak tegak mereka yang jelas-jelas menyalahi aturan", ungkapnya via Selular (23/05/2018). (albar)

Index Berita