Sosialisasi Program Keluarga Berencana Pada Kegiatan Tmmd Non Fisik Kodim 0702/Purbalingga di Desa Lumpang

INDONESIASATU.CO.ID:

PURBALINGGA. Dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB), Kodim 0702/Purbalingga dengan menggandeng Instansi terkait turut menggalakkan sosialisasi program dua anak cukup yang digunakan untuk mewujudkan keluarga berencana harus digaungkan lagi. (31/7)

Bpk. Mukhsinun dalam memberikan sosialisasinya mengatakan, Pasangan suami istri diharapkan dapat memberikan kualitas hidup yang baik melalui program keluarga berencana. Dengan mendukung penggunaan pil KB, dan alat kontrasepsi lainnya diharapkan supaya pasangan suami istri tidak berpedoman hanya soal banyak anak banyak rezeki tapi lebih mengutamakan bagaimana pemenuhan gizi anak dan pendidikannya kelak.

"Dua anak cukup dan pentingkan gizi dan pendidikannya agar dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas. Saat ini di era globalisasi dituntut kompetensi yang tinggi untuk bisa bersaing di segala bidang, oleh karenanya penting anak anak calon generasi mendatang disiapkan sejak dalam kandungan agar kelak menjadi generasi yang berkualitas. Generasi berkualitas merupakan fondasi membangun negara yang kuat," terangnya.

Perkembangan program KB saat ini bukan saja untuk menurunkan angka kelahiran, tetapi mewujudkan bonus demografi yang berkualitas, dan generasi berkualitas masa depan, kuncinya adalah kesejateraan keluarga atau ekonominya baik, tidak ada kekerasan dalam rumah tangga dan pendidikan anak-anak terpenuhi.

Pada kegiatan tersebut Serda Suyanto Babinsa Desa Lumpang juga menuturkan, jika hanya memiliki dua orang anak tentu para orang tua lebih mudah dan bisa berpikir diarahkan kemana anaknya ini. Sehingga untuk kebutuhan pendidikan anak, tidak terlalu memberatkan.

Dengan program dua anak diharapkan generasi kedepan ini bisa lebih baik lagi. Sehingga, generasi penurus bangsa Indonesia menjadi generasi berkualitas dan berkuantitas tentu ini perlu pengawasan orang tua. Jika yang diawasi hanya dua orang tentu lebih mudah, dibandingkan mengawasi banyak anak. Apalagi didunia modern dengan tingkah laku dan moral generasi muda kita sudah masuk diambang bahaya, masalah narkoba, pergaulan bebas dan tingkah laku lainnya dan tentu ini menjadi perhatian bagi kita bersama tidak hanya pemerintah dan yang terlibat langsung dalam pengawasan tentu orang tua. Mengawasi anak dua orang lebih mudah, dibandingkan banyak anak. Sehingga cukup dua anak saja, akan menciptakan generasi berencana, tutur Serda Yanto. (ragil.red)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita