TBM Sakila Kerti Menjadi Semi Finalis Gramedia Reading Community Competition (GRCC)

INDONESIASATU.CO.ID:

Tegal. Sebanyak 810 Taman Baca atau Komunitas Baca dan / atau Pendidikan dari seluruh Indonesia akan bersaing dalam tahapan semi final dalam sebuah kompetisi Gramedia Reading Community Competition (GRCC) 2018. Sebelumnya Tim Juri dari PT. Gramedia Asri Media telah melakukan seleksi ketat terhadap Taman Baca atau Komunitas Baca dalam kompetisi tersebut. Hasil dari tahap penyeleksian itu 810 Taman Baca dan Komunitas Baca tersaring untuk masuk pada tahap semi final termasuk TBM Shakila Kerti dari Tegal dibawah pimpinan DR. Yusqon, MPd.

“ Ya saya sangat senang, karena karya nyata selama hampir 7 tahun dekat dengan masyarakat terminal,” Ujar DR. Yusqon, MPd kepada Kantor Berita Online Jurnalis Indonesia Satu (JIS), Jumat (29/6). Menurutnya, seluruh peserta memiliki kisah dan kontribusi besar dalam masyarakat sekitar mereka para pendiri taman baca dan komunitas baca. Sedangkan titik tekan penilaian terhadap peserta kompetisi tersebut diantaranya konsistensi kegiatan, kreatifitas serta manfaat kehadiran taman baca.

“ Poin utama yang dijadikan penilaian kepada peserta kompetisi ini adalah konsistensi kegiatan yang dilakukan oleh komunitas atau taman baca, kreatifitas kegiatan yang mereka lakukanan manfaat kegiatan mereka untuk masyarakat sekitar, “ Kata Yusqon.

“ Setelah lolos tahap seleksi esai, para semifinalis akan langsung di survei oleh tim Gramedia,” Pungkasnya.

Seperti diketahui, TBM Shakila Kerti didirikan sekitar tujuh tahunan dengan serangkaian kegiatan pembelajaran pada masyarakat yang cukup padat termasuk mendirikan perpustakan di Terminal Kota Tegal dengan dominasi pembaca masyarakat Terminal dan sekitarnya.

Terletak di Terminal Bus Kota Tegal menjadikannya sarana ‘rekreasi baca’ bagi para pedagang asongan dan para penumpang bus. Di Taman Bacaan Masyarakat tersebut tersedia ribuan buku koleksi yang kerap dibaca secara gratis mereka disela istirahat berdagang ataupun bagi calon penumpang yang sedang menunggu bus untuk keberangkatannya.

Bagi Yusqon sengaja mendirikan TBM Sakila Kerti di lingkungan Terminal karena melihat semangat dan minat baca dikalangan pedagang asongan warga terminal bus. Selain Yusqon yang bergelut dengan nafas para pedagang asongan, TBM Sakila Kerti juga kerap menggelar pelatihan kepada mereka, seperti keterampilan boga membuat kue, memotong rambut dan rias pengantin.

Dalam hal untuk melibatkan mereka masyarakat marjinal rasa nasionalisme dan membangunkan karakter bangsa, TBM Sakila Kerti juga pernah memberikan kesempatan mereka untuk menjadi pelaksanaan upacara bendera pada hari besar nasional serta banyak hal yang dilakukan TBM Sakila Kerti yang sangat berpengaruh terhadap sebagian masyarakat kecil dalam peningkatan peningkatan kecerdasan masyarakatnya.

Agaknya panitia dari PT. Gramedia Asri Media tidaklah berlebihan bila meloloskan TBM Sakila Kerti masuk dalam nominasi Semi Finalis Kompetisi Gramedia Reading Community Competition (GRCC) karena dinamika Taman Bacaan ini cukup kuat dalam mendukung program nasional mencerdaskan kehidupan bangsa. (Anis Yahya)

Index Berita